Laman

Selasa, 25 Oktober 2011

Tugas Videografi DKV OFF C3

TUGAS: menulis PAPER MINIMAL 10 HALAMAN, UKURAN A4 DIJILID Rinciannya disini

Senin, 24 Oktober 2011

RPS Videografi

Silahkan downnload RPS Mata Kuliah Videografi disini

Rabu, 12 Oktober 2011

ANGLE Kamera

Sudut pengambilan gambar (angle camera).

Posisi kamera pada waktu mengambil gambar ditentukan oleh sudut pengambilan atau angle karena masing-masing sudut akan menimbulkan makna gambar atau filosofi yang berbeda. Camera angle dibedakan pada tiga dasar posisi kamera yaitu:

1.High Angle
Posisi kamera berada di atas subjek. Dengan posisi ini, kamera akan menghasilkan gambar yang menimbulkan kesan mengurangi kekuatan subjek dan melemahkan kedudukannya.
Posisi ini bisa juga digunakan untuk mengambil komunitas kolosal dengan landscape yang luas. Angle ini akan menambah visual dataran-foreground tetapi akan mengurangi visual atas-background

2.Straight Angle/eye level
Sudut pengambilan normal, ketinggian kamera adalah disesuaikan dengan level mata manusia berdiri. Posisi angle ini adalah posisi yang sering digunakan karena kamera dianggap sebagai wakil penonton saja (objektif kamera) serta menonjolkan visualisasi yang wajar.

3. Low Angle
Posisi kamera ditempatkan di bawah subjek. Dengan angle ini seorang tokoh dalam gambar akan terlihat mempunyai kekuatan yang menonjol. Apalagi jika dilakukan pengambilan gambar dengan gerakan kamera akan menambah unsur dramatiknya


Pergerakan Kamera & Lensa

PERGERAKAN KAMERA

kamera dalam proses pengambilan gambar merupakan alat untuk menggantikan mata manusia untuk melihat peristiwa/adegan yang ditampilkan dalam sebuah karya video. maka kamera disesuaikan juga dengan karakteristik dan perilaku manusia dalam melihat untuk menentukan point interest maupun menambah dinamika gambar.

sebagai alat untuk mengambil gambar sesuai dengan karakteristik mata manusia tersebut diatas mengalami kendala, yakni bahwa kamera terbatas atau dibatasi oleh FRAME/bingkai sehingga ruang yang bisa diterima oleh lensa kamera BERBEDA dengan lensa mata manusia. maka kemudian kamera harus digerakkan untuk bisa meniru mata manusia dalam menerima objek yang akan direkam.

ada beberapa pergerakan kamera yang dikenal:
1. Panning,
yakni gerakan kamera yang mengubah atau mengikuti Subjek dengan memutar kamera secara horizontal dan kamera tetap pada porosnya.


Tujuan:
- memperlihatkan keruangan/keluasan di sekitar subjek
- menunjukkan hubungan antar posisi
- memperlihatkan keadaan subjek yang berukuran lebar (karena terbatas oleh frame kamera) mengikuti gerak

2. Tilting,
yakni gerakan kamera mengubah atau mengikuti subjek dengan memutar kamera secara vertikal dan kamera tetap pada porosnya.


Tujuan: .
- menunjukkan suatu image reaksi .
- memperlihatkan keadaan subjek yang berukuran tinggi (karena terbatas oleh frame kamera) .
- mengatur komposisi

3. Tracking
a. track in/out,
yaitu: menggerakkan atau merubah letak kamera mendekat/menjauh dari subjek. Biasanya dibantu dengan menggunakan dolly.


Tujuan: .
- menunjukkan variasi ruang .
- menciptakan dramatic efek .
- mengikuti subjek/follow .
- variasi shot .
- pengaturan komposisi

b. track left/right,
yaitu : menggerakkan atau merubah letak kamera mendekat/menjauh dari subjek dengan atau tanpa menggunakan dolly.


Tujuan:
. menciptakan suasana ruang
. menciptakan dramatic efek
. mengikuti subjek/follow
. variasi shot
. pengaturan komposisi


PERGERAKAN LENSA (zooming dan focusing)

Zooming
gerakan LENSA ini adalah menggeser posisi focal lenghtnya pada lensa jenis zoom.
Ada dua gerakan zoom,
yaitu zoom in (subjek yang jaraknya jauh seolah-olah terlihat dekat) dan zoom out (kebalikannya).


Fungsinya:
. merubah lebar sudut pandang
. mengarahkan mata ke suatu objek tertentu
. menciptakan efek dramatik
. memperjelas tujuan

Focusing
gerakan ring focus lensa tujuannya adalah untuk memperjelas dan mempertajam gambar atau sebaliknya dengan mengatur posisi focal lenght lensa.

Teknik melakukan focusing adalah dengan cara zoom in ke arah objek/subjek sedekat mungkin, lalu atur ring focus hingga gambar telihat jelas dan tajam kemudian zoom out/dikomposisikan sesuai dengan ukuran/tipe shot yang diinginkan.

Selasa, 11 Oktober 2011

Tugas Matkul PENULISAN NASKAH SKENARIO & Copy Writing

tugas Menulis Paper Minimal 5 Halaman A4.
Dijilid ada cover.

Topik: Penulisan Naskah Skenario dalam Periklanan
- Ruang lingkup Penulisan Naskah Skenario
- Ruang lingkup copy writing
- produk - produk audio visual yang dihasilkan oleh penulis naskah dan copy writer
- kedudukan, fungsi dan tugas penulis naskah dan copy writer dalam proses kreatif audio visual
- kompetensi (keahlian) yang harus dimiliki oleh penulis naskah dan copy writer
- langkah-langkah persiapan dalam penulisan naskah/copy writing
- teknik-teknik dalam penulisan naskah skenario
- studi kasus: ambil tema sebuah produk karya audio visual (iklan, film, feature, dokumenter). tulis judul, durasi dan format programnya. tulis sinopsis dan treatmentnya.

dikumpulkan hari Rabu 19 Oktober 2011 di jam kuliah PENULISAN NASKAH SKENARIO & Copy Writing.

Gunawan S